POHUWATO – Memasuki hari ketujuh pelaksanaan normalisasi sungai, YR Team terus menunjukkan komitmennya dalam menjawab keluhan para petani di Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato. Kegiatan yang telah berlangsung selama sepekan ini difokuskan pada pengerukan sedimen di Bendungan Taluduyunu.
Sejak pagi hari, alat berat dan tim lapangan YR Team tampak aktif melakukan pengerukan material sedimen yang selama ini menghambat aliran air ke areal persawahan warga. Bendungan Taluduyunu menjadi titik krusial karena berfungsi sebagai jalur utama distribusi air irigasi.
Salah satu sumber internal YR Team mengungkapkan bahwa fokus pengerjaan pada hari ketujuh ini memang diarahkan sepenuhnya ke bendungan tersebut. Menurutnya, penanganan sedimen di titik ini sangat menentukan kelancaran aliran air ke wilayah hilir.
“Jadi fokus kita hari ini, di hari ke tujuh, adalah pengerukan sedimen di Bendungan Taluduyunu,” ungkap sumber tersebut kepada media ini, Kamis (05/02/2026)
Ia menjelaskan, endapan lumpur dan material pasir yang menumpuk selama bertahun-tahun menjadi penyebab utama berkurangnya debit air yang mengalir ke lahan pertanian. Karena itu, normalisasi dilakukan secara bertahap dan terukur.
Masih menurut sumber yang sama, giat normalisasi tidak akan berhenti di bendungan saja. Pengerjaan akan dilanjutkan menyusuri saluran air hingga ke wilayah hilir agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh para petani.
“Normalisasi ini akan terus kita laksanakan sampai ke saluran yang berada di hilir. Targetnya aliran air benar-benar kembali normal,” jelasnya.
Ia menegaskan, kegiatan ini merupakan hasil gotong royong antara YR Team dan para penambang yang selama ini beroperasi di wilayah tersebut. Kolaborasi ini, kata dia, menjadi bukti bahwa aktivitas tambang juga dapat memberikan manfaat langsung bagi sektor pertanian.
“Normalisasi ini kan hasil gotong royong penambang. Tentu akan kita maksimalkan untuk menjawab apa yang menjadi keluhan petani,” katanya.
Lebih lanjut, YR Team memastikan keberpihakannya terhadap petani tidak hanya sebatas wacana. Komitmen tersebut, lanjutnya, telah disampaikan secara terbuka dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama DPRD Kabupaten Pohuwato beberapa waktu lalu.
“Pastinya YR Team akan selalu bersama petani, seperti apa yang sudah kami sampaikan dalam rapat dengar pendapat kemarin,” ujarnya.













