Pohuwato

Karang Taruna Pohuwato dan YR Team Bagi Takjil Sekaligus Bantu UMKM Lokal

POHUWATO – Momentum Bulan Suci Ramadan Tahun ini kembali dimanfaatkan Karang Taruna Kabupaten Pohuwato dengan berbagi kebaikan bersama masyarakat.

Kali ini, Karang Taruna Kabupaten Pohuwato menggelar aksi bagi-bagi takjil gratis kepada masyarakat di Desa Duhiada, Kecamatan Duhiadaa, Minggu (22/2/2026).

Aksi sosial ini terasa istimewa karena Karang Taruna tidak bekerja sendiri, melainkan berkolaborasi erat dengan YR Team. Puluhan paket menu berbuka puasa dibagikan kepada pengendara dan warga sekitar yang melintas di area tersebut.

Ada strategi menarik di balik pengadaan takjil kali ini. Ketua Karang Taruna Kabupaten Pohuwato, Abdul Karim Pakaya, menyampaikan bahwa seluruh takjil yang dibagikan tidak dipesan dari katering besar, melainkan dibeli langsung dari pedagang kecil dan UMKM yang berjualan di sekitar Desa Duhiadaa.

Kegiatan ini pun disebut juga membantu menggerakkan ekonomi masyarakat di Bulan Ramadan.

“Kami ingin aksi ini memberikan dampak ganda. Di satu sisi kita membantu warga yang berpuasa, di sisi lain kita ingin pedagang takjil lokal terbantu secara ekonomi. Jadi, kami borong dagangan mereka untuk dibagikan kembali,” ujar Abdul Karim Pakaya.

Kehadiran YR Team dalam kegiatan ini juga memperlihatkan soliditas komunitas di Pohuwato. Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi pemantik bagi organisasi atau komunitas lain untuk terlibat aktif dalam kegiatan sosial yang menyentuh langsung lapisan masyarakat bawah.

Warga Desa Duhiadaa pun menyambut antusias kegiatan ini. Selain terbantu dengan adanya takjil gratis, para pedagang lokal mengaku senang karena dagangan mereka laku terjual lebih cepat berkat aksi “borong takjil” tersebut.

Langkah Karang Taruna dan YR Team ini pun mendapat apresiasi mendalam dari para pelaku UMKM. Salah satu pedagang kue basah di Desa Duhiadaa, mengaku sangat terbantu dengan adanya inisiatif ini.

“Alhamdulillah, hari ini dagangan saya habis lebih cepat karena diborong oleh adik-adik Karang Taruna. Biasanya saya harus jualan sampai magrib baru habis, tapi hari ini sudah bisa pulang lebih awal untuk persiapan buka puasa bersama keluarga di rumah. Terima kasih banyak sudah peduli pada pedagang kecil seperti kami,” ungkapnya. (*)

What's your reaction?

Related Posts