Olahraga

Bulu Tangkis Al-Ula Berakhir, Ketua Takmirul Masjid Jami: Bukan Sekadar Mengejar Juara

BONE BOLANGO – Turnamen bulu tangkis beregu intern Al-Ula bertajuk “Olahraga Sambil Beramal” resmi berakhir pada Selasa, 20 Oktober 2026. Tim E keluar sebagai juara pertama dalam kompetisi yang berlangsung di Desa Toto Utara, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango.

Turnamen yang diselenggarakan Takmirul Masjid Jami Al-Ula tersebut melibatkan enam tim ganda putra. Setiap tim menurunkan tiga pasangan pemain untuk bersaing memperebutkan gelar juara.

Panitia menggelar babak penyisihan pada 10 hingga 14 Oktober 2026. Pertandingan berlanjut ke semifinal pada 19 Oktober sebelum memasuki babak final sekaligus penutupan pada 20 Oktober 2026.

Hasil pertandingan menempatkan Tim E sebagai juara pertama, Tim D sebagai juara kedua, sementara Tim C dan Tim F meraih juara ketiga bersama.

Ketua Takmirul Masjid Jami Al-Ula, Hi. Feriyanto Ahmad, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen yang memadukan olahraga, silaturahmi, dan semangat kepedulian sosial tersebut.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang mencari juara, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan, memperkuat kebersamaan, serta menumbuhkan semangat beramal di lingkungan Masjid Jami Al-Ula,”*kata Feriyanto.

Menurutnya, kegiatan olahraga yang melibatkan masyarakat dapat menjadi salah satu pendekatan untuk memperkuat hubungan sosial sekaligus menghidupkan aktivitas positif di lingkungan masjid.

“Masjid bukan hanya menjadi tempat melaksanakan ibadah, tetapi juga dapat menjadi pusat kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui olahraga, kita membangun kebersamaan, menjunjung sportivitas, dan mempererat silaturahmi,” ujarnya.

Apresiasi kepada Sponsor dan Donatur

Feriyanto juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh sponsor, donatur, dan pihak yang turut mendukung penyelenggaraan turnamen tersebut.

“Atas nama Takmirul Masjid Jami Al-Ula, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh sponsor, para donatur, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan dan kontribusi sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” ungkapnya.

Ia berharap dukungan tersebut menjadi bagian dari amal kebaikan sekaligus mendorong keberlanjutan kegiatan positif yang melibatkan masyarakat.

“Semoga segala bentuk bantuan dan dukungan dari para sponsor serta donatur mendapat balasan kebaikan dari Allah SWT. Kami berharap kebersamaan dan kepedulian seperti ini terus terjaga dalam kegiatan-kegiatan berikutnya,”lanjutnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Abdul Muhaimin Halid memimpin rangkaian pelaksanaan turnamen sejak babak penyisihan hingga pertandingan final dan penyerahan hadiah kepada para pemenang.

Kegiatan yang berlangsung selama beberapa hari tersebut menjadi ruang pertemuan antarpemain sekaligus sarana memperkuat hubungan kekeluargaan di lingkungan Masjid Jami Al-Ula.

Panitia menutup turnamen dengan penyerahan hadiah kepada Tim E sebagai juara pertama, Tim D sebagai juara kedua, serta Tim C dan Tim F sebagai juara ketiga bersama.

Melalui tema “Olahraga Sambil Beramal”, turnamen ini membawa pesan bahwa kompetisi olahraga tidak semata-mata mengejar kemenangan, tetapi juga dapat menjadi sarana membangun solidaritas dan kepedulian terhadap sesama.

Penyelenggaraan turnamen tersebut sekaligus memperlihatkan peran komunitas masjid dalam menghadirkan kegiatan yang menggabungkan nilai keagamaan, olahraga, dan kebersamaan masyarakat.

Related Posts