POHUWATO – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Terpadu (KKNT) Universitas Pohuwato (UNIPO) menggelar penyuluhan pertanian dan perikanan berkelanjutan di Desa Limbula, Kabupaten Pohuwato.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian mahasiswa KKNT UNIPO kepada masyarakat desa, khususnya dalam mendorong peningkatan kapasitas sektor pertanian dan perikanan.
Penyuluhan tersebut menghadirkan Muhammad Nasrul, S.P., M.Si., sebagai pemateri dengan judul pembuatan pestisida nabati dari bekas puntung rokok untuk pertanian berkelanjutan.
Dalam pemaparannya, Muhammad Nasrul menjelaskan bahwa puntung rokok yang selama ini dianggap limbah dapat dimanfaatkan sebagai bahan pestisida nabati ramah lingkungan.

“Puntung rokok memiliki kandungan yang dapat dimanfaatkan untuk mengendalikan hama tanaman dan bisa diolah dengan cara sederhana oleh petani,” ujarnya, Senin, (02/02/2026).
Ia menambahkan, penggunaan pestisida nabati dapat mengurangi ketergantungan petani terhadap bahan kimia serta menjaga kesuburan tanah dalam jangka panjang.
Selain sektor pertanian, penyuluhan ini juga membahas penguatan sektor perikanan tambak sebagai potensi ekonomi masyarakat Desa Limbula.
Materi perikanan disampaikan oleh Zupriyanto Karim, S.Pi., M.Si., yang menekankan pentingnya edukasi pengelolaan perikanan tambak secara berkelanjutan.
Menurutnya, pengelolaan tambak yang baik harus memperhatikan kualitas air, pakan, dan keseimbangan ekosistem agar produktivitas tetap terjaga.
Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Dinas Pertanian, Purnanta, M.P., serta perwakilan Dinas Perikanan dan Kelautan, Febrianto Husain, bersama pemerintah desa dan masyarakat setempat.
Koordinator Desa (Kordes) KKNT UNIPO Desa Limbula mengatakan, penyuluhan tersebut merupakan salah satu program kerja mahasiswa yang disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat.
Materi perikanan disampaikan oleh Zupriyanto Karim, S.Pi., M.Si., yang menekankan pentingnya edukasi pengelolaan perikanan tambak secara berkelanjutan.
Menurutnya, pengelolaan tambak yang baik harus memperhatikan kualitas air, pakan, dan keseimbangan ekosistem agar produktivitas tetap terjaga.
Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Dinas Pertanian, Purnanta, M.P., serta perwakilan Dinas Perikanan dan Kelautan, Febrianto Husain, bersama pemerintah desa dan masyarakat setempat.
Koordinator Desa (Kordes) KKNT UNIPO, Desa Limbula, Selvina Rudju mengatakan, penyuluhan tersebut merupakan salah satu program kerja mahasiswa yang disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat. (*)









