GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo memadukan kegiatan pasar murah bersubsidi dengan pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor. Warga yang membayar pajak melalui mobil Samsat keliling mendapat bonus kupon belanja dan kesempatan berbelanja tanpa harus mengantre bersama pembeli lainnya.
Layanan tersebut hadir dalam kegiatan Pasar Murah Bersubsidi di Desa Bakti, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo, Kamis, 5 November 2026.
Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, mengapresiasi warga yang memanfaatkan layanan Samsat di tengah pelaksanaan pasar murah tersebut. Ia bahkan turun langsung melayani masyarakat yang hendak menunaikan kewajiban membayar pajak kendaraan.
Di sela kegiatan, Idah menyerahkan kupon pasar murah kepada seorang warga yang baru saja menyelesaikan pembayaran pajak. Kupon itu memberi kesempatan kepada warga tersebut untuk langsung membeli kebutuhan pokok tanpa mengikuti antrean pembeli lainnya.
Menurut Idah, pemerintah provinsi secara rutin menghadirkan mobil Samsat dalam setiap penyelenggaraan pasar murah. Kebijakan itu bertujuan memperluas jangkauan pelayanan sekaligus memudahkan masyarakat mengurus kewajiban perpajakan tanpa harus mendatangi kantor Samsat.
“Di pasar murah ini, masyarakat juga bisa sekaligus membayar pajak kendaraan bermotor. Kami selalu menghadirkan mobil Samsat setiap ada pelaksanaan pasar murah agar masyarakat lebih mudah dan dekat dalam memenuhi kewajibannya membayar pajak kendaraan,” ujar Idah.
Pemberian bonus kupon belanja menjadi salah satu bentuk apresiasi kepada warga yang memanfaatkan layanan tersebut. Selain menyelesaikan kewajiban perpajakan, masyarakat memperoleh kemudahan untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga subsidi.
Pasar murah yang dibuka langsung oleh Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail itu menyediakan 1.500 kupon bagi masyarakat di seluruh Kecamatan Pulubala.
Pemerintah menyiapkan tujuh komoditas kebutuhan pokok dengan harga jauh lebih terjangkau. Beras kemasan lima kilogram dijual Rp25 ribu, minyak goreng Rp10 ribu per liter, cabai rawit Rp10 ribu per seperempat kilogram, dan bawang merah Rp10 ribu per setengah kilogram.
Selain itu, gula pasir dijual Rp10 ribu per kilogram, telur Rp10 ribu per 10 butir, serta ayam pedaging Rp20 ribu per ekor. Warga dapat memperoleh seluruh komoditas tersebut dalam satu paket seharga Rp95 ribu.
Idah berharap penggabungan pasar murah dan layanan Samsat dapat memberikan manfaat ganda bagi masyarakat. Di satu sisi, warga memperoleh akses terhadap bahan pokok dengan harga bersubsidi. Di sisi lain, masyarakat dapat menyelesaikan kewajiban pajak kendaraan melalui pelayanan yang lebih dekat dengan tempat tinggal mereka.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Gorontalo berupaya menjangkau masyarakat secara langsung dengan menghadirkan layanan administrasi sekaligus membantu meringankan pengeluaran rumah tangga.













