ParlemenPolitik

NasDem Gorontalo: Demokrasi Butuh Fakta, Bukan Prasangka

GORONTALO — DPW Partai NasDem Provinsi Gorontalo menyampaikan sikap resmi terkait pemberitaan Majalah Tempo yang belakangan menjadi perhatian publik nasional. Pernyataan ini disampaikan di Kantor DPW NasDem Gorontalo, Selasa (14/4/2026).

Sekretaris DPW NasDem Gorontalo, Ridwan Monoarfa, menegaskan bahwa pihaknya tetap menghormati kebebasan pers sebagai pilar demokrasi.

Namun, ia mengingatkan agar media tetap menjunjung tinggi prinsip jurnalistik seperti verifikasi, keberimbangan, dan pemisahan fakta dengan opini.

“Ketika prinsip-prinsip itu diabaikan, yang muncul bukan pencerahan publik, melainkan pembentukan persepsi sepihak,” dalam pernyataan terbukanya.

NasDem Gorontalo juga menyoroti pemberitaan yang menyeret nama Ketua Umum Surya Paloh. Menurutnya, kritik terhadap tokoh publik adalah hal yang wajar, tetapi harus didasarkan pada fakta yang objektif dan proporsional.

“Tokoh publik boleh dikritik, tetapi tidak patut diadili melalui opini yang belum teruji secara utuh,” katanya.

Di sisi lain, NasDem memastikan seluruh kader di Gorontalo tetap solid dan tidak terpengaruh oleh dinamika pemberitaan yang berkembang. Partai, kata dia, tetap fokus pada kerja-kerja nyata untuk masyarakat.

“Seluruh kader tetap tenang dan satu komando di bawah kepemimpinan Surya Paloh,” tegasnya.

NasDem Gorontalo juga menegaskan komitmennya pada politik kesejahteraan dengan fokus pada sektor pertanian, kelautan, UMKM, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ridwan turut mengajak masyarakat untuk menyikapi informasi secara kritis dan tidak mudah terpengaruh oleh opini yang belum tentu benar.

“Demokrasi yang sehat dibangun di atas fakta, bukan prasangka,” tutupnya. (*)

Related Posts