GORONTALO UTARA— Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Ichsan Gorontalo Utara (UIGU) kembali mencatat capaian membanggakan dalam penguatan kualitas sumber daya manusia dosen. Dosen FEB UIGU, Rapika Anwar, berhasil menyelesaikan Ujian Terbuka Promosi Doktor di Program Pascasarjana Universitas Tadulako pada hari Kamis, (23/04/2024).
Dalam ujian terbuka tersebut, Rapika Anwar berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Menyingkap Fenomena Anggaran Stunting Provinsi Gorontalo: Pendekatan Fenomenologi Transendental.” Keberhasilan ini menandai bertambahnya dosen FEB UIGU yang menyandang gelar doktor, khususnya dalam bidang ekonomi dengan konsentrasi akuntansi.
Capaian tersebut menjadi bukti nyata komitmen FEB UIGU dalam memperkuat kualitas akademik dosen. Peningkatan jumlah dosen bergelar doktor merupakan modal strategis bagi fakultas dalam meningkatkan mutu pembelajaran, memperkuat riset, memperluas publikasi ilmiah, serta menghadirkan kontribusi akademik yang relevan bagi pembangunan daerah.
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIGU Dr. Parmin Ishak menyampaikan bahwa capaian ini merupakan bagian dari arah pengembangan kelembagaan yang telah dirancang secara sistematis.
Menurutnya, FEB UIGU telah memiliki Roadmap Pengembangan Dosen yang disusun sebagai panduan strategis dalam peningkatan kualifikasi akademik, jabatan fungsional, kompetensi riset, publikasi ilmiah, serta penguatan kontribusi dosen terhadap mutu pendidikan tinggi.
“FEB UIGU telah menyusun Roadmap Pengembangan Dosen sebagai arah kebijakan fakultas dalam memperkuat kualitas SDM. Keberhasilan dosen menyelesaikan studi doktoral ini merupakan bagian dari capaian penting dalam implementasi roadmap tersebut,” ujar Dekan FEB UIGU.

Ia menambahkan bahwa pengembangan dosen tidak dapat berjalan secara sporadis, tetapi harus berbasis perencanaan yang jelas, terukur, dan berkelanjutan. Karena itu, FEB UIGU terus mendorong dosen untuk melanjutkan studi doktoral, meningkatkan jabatan fungsional, memperkuat publikasi ilmiah, dan aktif dalam kegiatan akademik yang berdampak pada peningkatan mutu fakultas.
Berdasarkan data pengembangan SDM dosen, FEB UIGU menunjukkan perkembangan signifikan dalam peningkatan kualifikasi akademik dan jabatan fungsional. Dari total 9 dosen Akuntansi, pada kondisi awal belum terdapat dosen bergelar doktor. Namun, dalam tiga tahun pertama, 33,3% dosen telah berhasil meraih gelar doktor, 33,3% sedang menunggu ujian akhir doktor, 22,2% telah menjadi mahasiswa baru program doktor, dan hanya 11,1% yang belum menempuh studi doktor.
Dari aspek jabatan fungsional, komposisi dosen juga menunjukkan penguatan kelembagaan. Saat ini, 11,1% dosen berada pada jabatan Lektor Kepala, 77,8% pada jabatan Lektor, dan 11,1% pada jabatan Asisten Ahli. Data tersebut menegaskan bahwa Roadmap Pengembangan Dosen FEB UIGU telah bergerak secara terukur, progresif, dan berorientasi pada peningkatan mutu akademik fakultas.
Disertasi yang diangkat Rapika Anwar memiliki relevansi kuat dengan isu strategis daerah, terutama terkait pengelolaan anggaran stunting di Provinsi Gorontalo. Dengan pendekatan fenomenologi transendental, kajian ini memberikan ruang pemahaman yang lebih mendalam terhadap praktik penganggaran, pengalaman para pelaku kebijakan, serta dinamika tata kelola program stunting di daerah.
Keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh dosen FEB UIGU untuk terus meningkatkan kapasitas akademik dan kontribusi keilmuan. Bertambahnya dosen bergelar doktor menjadi modal penting bagi FEB UIGU dalam memperkuat mutu pembelajaran, produktivitas riset, publikasi ilmiah, serta daya saing institusi.
Dengan implementasi Roadmap Pengembangan Dosen yang telah disusun, FEB UIGU semakin optimistis membangun ekosistem akademik yang unggul, kritis, produktif, dan relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah. (*)













