Kabupaten GorontaloPendidikan

Mahasiswa KKN Universitas Ichsan Gorontalo Gelar Lokakarya Selai Kelapa di Desa Dulamayo

GORONTALO – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ichsan (Unisan) Gorontalo menggelar lokakarya pembuatan produk selai kelapa, Kerajinan dari Batok kelapa dan pembaruan kemasan minyak kelapa kampung di Desa Dulamayo, Kecamatan Bongomeme, Kabupaten Gorontalo, Rabu (8/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Dulamayo tersebut merupakan bagian dari program kerja mahasiswa KKN Angkatan XXIX dalam mendorong nilai tambah komoditas lokal, khususnya kelapa, yang selama ini menjadi salah satu hasil bumi andalan warga setempat.

Dalam lokakarya itu, mahasiswa memperkenalkan inovasi olahan selai berbahan dasar kelapa kepada warga, Mempraktikkan kerajinan nama dari Batok Kelapa, sekaligus memperbarui desain kemasan minyak kelapa kampung agar lebih menarik dan memiliki daya saing di pasar.

Koordinator Desa (Kordes) Desa Dulamayo, Moh Akbar Eyato, mengatakan kegiatan ini digagas setelah melihat potensi kelapa di Desa Dulamayo yang belum tergarap secara maksimal.

“Kami melihat kelapa di desa ini sangat melimpah, tapi pengolahannya masih terbatas pada minyak kelapa saja. Melalui lokakarya ini, kami ingin memperkenalkan selai kelapa sebagai produk turunan baru yang bisa menjadi sumber ekonomi tambahan bagi warga,” kata Akbar.

Lebih lanjut Akbar menjelaskan, untuk batok kelapa juga bisa di olah menjadi sebuah kerajinan, selain di buat untuk briket.

“Desa Dulamayo juga perlu adanya ciri khas bisa dikenalkan seperti pembuatan kerajinan dari Batok kelapa, supaya bisa menjadi ciri khas dari Desa,” jelas Akbar.

Ia berharap produk yang dihasilkan dari pelatihan ini dapat terus dikembangkan oleh warga secara mandiri setelah masa KKN berakhir.

Sementara itu, Sekretaris Desa Dulamayo, Juwita Kasim, SE, menyampaikan apresiasi atas program yang dibawa mahasiswa KKN. Ia menilai lokakarya ini memberi manfaat langsung bagi warga, terutama dalam membuka wawasan baru soal pengolahan hasil kelapa.

“Kami sangat berterima kasih kepada adik-adik mahasiswa KKN yang telah membawa ide dan inovasi baru untuk desa kami. Semoga selai kelapa ini serta kerajinan dari Batok Kelapa bisa dikembangkan dan menjadi produk unggulan Desa Dulamayo ke depannya,” kata Kepala Desa Dulamayo.

Ia juga berharap sinergi antara pemerintah desa dan mahasiswa KKN dapat terus berlanjut, sehingga program-program pemberdayaan masyarakat semacam ini bisa berkelanjutan dan tidak berhenti hanya sebatas kegiatan seremonial. (*)

Related Posts